Virus

Kata virus berasal dari bahasa Latin virion yang berarti 'racun', yang pertama kali digunakan di bahasa Inggris tahun 1392. Definis...

Kata virus berasal dari bahasa Latin virion yang berarti 'racun', yang pertama kali digunakan di bahasa Inggris tahun 1392. Definisi "agen yang menyebabkan infeksi penyakit" pertama kali digunakan tahun 1728, sebelum ditemukannya virus sendiri oleh Dimitri Ivanovsky tahun 1892. (https://id.wikipedia.org/wiki/Virus)

source: https://loonylabs.files.wordpress.com
Virus hidup dalam dua fase, yaitu di dalam sel hidup dan diluar sel hidup. Di luar inang virus mempunyai ciri tersendiri, yaitu mempunyai partikel sangat kecil yang hanya dapat dilihat dengan mikroskop elektron dan mereka bisa lolos melewati pori-pori saringan yang tidak memungkinkan dilewati bakteri. Virus memperbanyak diri hanya di dalam sel-sel hewan, tumbuh-tumbuhan, dan mikroorganisme lain. Dengan demikian, dapat dikatakan virus sebagai “parasit obligat”. Adapun penelitian oleh D.J. Ivanovsky (seorang ahli Botani dari Rusia) pada tahun 1892 melakukan penelitia dengan membuat preparat dari ekstrak daun tembakau yang terserang penyakit mozaik tembakau. Dalam penelitian itu ekstrak tembakau tersebut disaring melalui penyaring yang demikian halus hingga setiap bakteri yang ada dapat tersaring. Cairan hasil dari penyaringan kemudian dioleskan pada daun yang sehat. Hasilnya diluar dugaan, yaitu daun yang diolesi ekstraktrak tadi menjadi sakit. Kasus tersebut selanjutnya diteruskan oleh Wendell Stanly pada tahun 1935 dari Amerika Serikat, yang berhasil mengisolasi dan mengkristalkan virus mozaik tembakau. Dalam penelitiannya kristal virus tersebut diinjeksikan pada tanaman yang sehat, maka virus akan segera aktif mengganda, yang berarti virus itu bukan sel sehingga ini yang membuktikan bahwa virus berbeda dengan bakteri. (Kistinah, Idun .dan Lestari, Endang S. 2009)

Virus adalah organisme subseluler yang karena ukurannya sangat kecil, hanya dapat dilihat dengan menggunakan mikroskop elektron. Ukurannya lebih kecil daripada bakteri sehingga virus tidak dapat disaring dengan penyaring bakteri. Virus terkecil berdiameter hanya 20 nm (lebih kecil daripada ribosom), sedangkan virus terbesar sekalipun sukar dilihat dengan mikroskop cahaya.

Suatu virion terdiri atas bahan genetik (RNA atau DNA) yang diselubungi oleh selubung protein. Selubung protein ini disebut kapsit. Asam nuklein yang diselubungi kapsit disebut nukleokapsid. Nukleo kapsid dapat telanjang misalnya pada TMV (Tobacco Mozaik Virus yang menyebabkan penyakit bercak daun) Adenovirus dan virus kutil (Warzervirus). Virus yang diselubungi oleh suatu membran bembungkus misalnya pada virus influenza, virus harpes. Kapsid terdiri atas bagian-bagian yang disebut kapsomer (misalnya pada TMV dapat terdiri atas satu rantau peptida, juga dapat terdiri atas protein monomer-protein monomer yang identik yang masing-masing terdiri atas rantai polipeptida). Pada dasarnya kapsid terdiri atas banyak satuan-satuan dasar yang identik. Pada umumnya kapsid tersusun simetris. Bentuk dasar virus pada umumnya ada bulat, silindris, kubus, polihendral, seperti huruf T, dan lain sebagainya.(Sumarsih, sri, 2003)

Struktur dan anatomi Virus
    Untuk mengetahui struktur virus secara umum kita gunakan bakteriofage (virus T), strukturnya terdiri dari:
a. Kepala - Kepala virus berisi DNA dan bagian luarnya diselubungi kapsid. Satu unit protein yang menyusun kapsid disebut kapsomer.
b. Kapsid - Kapsid adalah selubung yang berupa protein. Kapsid terdiri atas kapsomer. Kapsid juga dapat terdiri atas protein monomer yang yang terdiri dari rantai polipeptida. Fungsi kapsid untuk memberi bentuk virus sekaligus sebagai pelindung virus dari kondisi lingkungan yang merugikan virus.
http://www.learniseasy.com

c. Isi tubuh - Bagian isi tersusun atas asam inti, yakni DNA saja atau RNA saja. Bagian isi disebut sebagai virion. DNA atau RNA merupakan materi genetik yang berisi kode-kode pembawa sifat virus. Berdasarkan isi yang dikandungnya, virus dapat dibedakan menjadi virus DNA (virus T, virus cacar) dan virus RNA (virus influenza, HIV, H5N1). Selain itu di dalam isi virus terdapat beberapa enzim.

d. Ekor - Ekor virus merupakan alat untuk menempel pada inangnya. Ekor virus terdiri atas tubus  bersumbat yang dilengkapi benang atau serabut. Virus yang menginfeksi sel eukariotik tidak  mempunyai ekor.
Virus terkecil berdiameter hanya 20 nm (lebih kecil daripada ribosom), sedangkan virus terbesar sekalipun sukar dilihat dengan mikroskop cahaya.
Asam nukleat genom virus dapat berupa DNA ataupun RNA. Genom virus dapat terdiri dari DNA untai ganda, DNA untai tunggal, RNA untai ganda, atau RNA untai tunggal. Selain itu, asam nukleat genom virus dapat berbentuk linear tunggal atau sirkuler. Jumlah gen virus bervariasi dari empat untuk yang terkecil sampai dengan beberapa ratus untuk yang terbesar. Bahan genetik kebanyakan virus hewan dan manusia berupa DNA, dan pada virus tumbuhan kebanyakan adalah RNA yang beruntai tunggal.

Bahan genetik virus diselubungi oleh suatu lapisan pelindung. Protein yang menjadi lapisan pelindung tersebut disebut kapsid. Bergantung pada tipe virusnya, kapsid bisa berbentuk bulat (sferik), heliks, polihedral, atau bentuk yang lebih kompleks dan terdiri atas protein yang disandikan oleh genom virus. Kapsid terbentuk dari banyak subunit protein yang disebut kapsomer.
(https://umum-pengertian.blogspot.co.id/2016/10/pengertian-umum-virus-ciri-biologi.html )


Reproduksi virus secara umum terbagi menjadi 2 yaitu siklus litik dan siklus lisogenik 

Proses-proses pada siklus litik


Siklus litik dianggap sebagai cara reproduksi virus yang utama karena menyangkut penghancuran sel inangnya. Siklus litik, secara umum mempunyai tiga tahap yaitu adsorbsi & penetrasi, replikasi (biosintesis) dan lisis. Setiap siklus litik dalam prosesnya membutuhkan waktu dari 10-60 menit
 1. Adsorbsi & penetrasi
Tahap adsorbsi yaitu penempelan virus pada inang. Virus mempunyai reseptor protein untuk menempel pada inang spesifik


2. Replikasi (biosintesis)
Setelah menempel, virus kemudian  melubangi membran sel inang dengan enzim lisozim. Setelah berlubang, virus akan menyuntikkan DNA virusnya kedalam sitoplasma sel inang untuk selanjutnya bergabung dengan DNA sel inang tersebut..

Molekul-molekul protein (DNA) yang telah terbentuk kemudian diselubungi oleh kapsid, kapsid dibuat dari protein sel inang dan berfungsi untuk memberi bentuk tubuh virus.

3. Lisis

Tahap lisis terjadi ketika virus-virus yang dibuat dalam sel telah matang. Ratusan virus-virus kemudian akan berkumpul pada membran sel dan menyuntikkan enzim lisosom yang menghancurkan membran sel dan menyediakan jalan keluar untuk virus-virus baru. Sel yang membrannya hancur itu akhirnya akan mati dan virus-virus yang bebas akan menginvasi sel-sel lain dan siklus akan berulang kembali.

Proses-proses pada siklus lisogenik

Tahapan dari siklus hampir sama dengan siklus litik, perbedaannya yaitu sel inangnya tidak hancur (mati) tetapi disisipi oleh asam nukleat dari virus. Tahap penyisipan tersebut kemudian membentuk provirus (dimana materi genetik virus dan sel inang bergabung).
Siklus lisogenik secara umum mempunyai tiga tahap, yaitu adsorpsi dan penetrasi, penyisipan gen virus dan pembelahan sel inang.

 Tahap siklus

 1.Adsorpsi dan penetrasi

Virus menempel pada permukaan sel inang dengan reseptor protein yang spesifik lalu menghancurkan membran sel dengan enzim lisozim, virus melakukan penetrasi pada sel inang dengan menyuntikkan materi genetik yang terdapat pada asam nukleatnya kedalam sel.

2.Penyisipan gen virus

Asam nukleat dari virus yang telah menembus sitoplasma sel inang kemudian akan menyisip kedalam asam nukleat sel inang, tahap penyisipan tersebut kemudian akan membentuk provirus (pada bakteriofage disebut profage). Sebelum terjadi pembelahan sel, kromosom dan provirus akan bereplikasi.

3.Pembelahan sel inang
Sel inang yang telah disisipi kemudian melakukan pembelahan, provirus yang telah bereplikasi akan diberikan kepada sel anakan dan siklus inipun akan kembali berulang sehingga sel yang memiliki profage menjadi sangat banyak.

Hubungan dengan siklus litik
Provirus yang baru dapat memasuki keadaan Litik dalam kondisi lingkungan yang tepat tetapi kemungkinannya sangat kecil. Kemungkinan akan bertambah besar apabila diberi agen penginduksi. Hal ini disebabkan karena sel bakteri atau sel inang yang lainnya memiliki pertahanan tubuh yang kuat sehingga sulit bagi virus untuk menghancurkannya lebih cepat.




Penulis: Sulastri Nawangsari


Daftar pustaka
Wikipedia Bebas.Virus.(Online).(https://id.wikipedia.org/wiki/Virus, diakses 19             Noember 2017)
Kistinah, Idun .dan Lestari, Endang S. 2009. Biologi 1 Makhluk Hidup Dan             Lingkungannya untuk SMA/MA Kelas X. Jakarta: CV Putra Nugraha.
Sumarsih, sri. 2003. Mikrobiologi Dasar. Yogyakarta: Jurusan Ilmu Tanah Fakultas         Pertanian UPN Veteran Yogyakarta.
Muhammad.2011.Struktur Tubuh Virus danPenjelasannya.(Online).             http://muhammadnurawal.blogspot.co.id. diakses 19 Noember 2017)
Dwi. Pengertian Umum Virus dan Ciri-Ciri Virus Dalam Ilmu Biologi. (Online).             (https://umum-pengertian.blogspot.co.id/2016/10/pengertian-umum-virus-ciri-biologi.html. diakses 19 Noember 2017)

COMMENTS

ads
Name

Anatomi,1,ATLM-News,17,Biokimia,3,Biomed,5,Biomol,3,Blogger,3,Desain Penelitian,1,Epidemiologi,3,Health-News,12,Hematologi,15,Imunologi,10,Imunoserologi,11,Kesehatan,4,Kesling,1,Kimia Amami,4,Kimia Klinik,17,Klinik,10,Komputer,1,Malaria,1,Materi-Virologi,1,Mikrobiologi,9,Molekuler,1,News,3,Obat,1,Parasitologi,16,Patofisiologi,2,PatologiAnatomi,3,Penyakit,1,PustakaAnatomi,1,PustakaBakteriologi,6,PustakaBiokimia,3,PustakaBiomed,3,PustakaBiomol,3,PustakaHematologi,10,PustakaImun,8,PustakaKlinik,13,PustakaParasitologi,16,QC,3,SeminarWorkshop,11,Statistik,1,Tips,4,Tips Analis,1,Urin,2,
ltr
item
Laboratory Information Service: Virus
Virus
https://loonylabs.files.wordpress.com/2014/10/virus.jpg
Laboratory Information Service
http://www.labkes.info/2017/12/virus.html
http://www.labkes.info/
http://www.labkes.info/
http://www.labkes.info/2017/12/virus.html
true
9052891487379458487
UTF-8
Loaded All Posts Not found any posts VIEW ALL Readmore Reply Cancel reply Delete By Home PAGES POSTS View All RECOMMENDED FOR YOU LABEL ARCHIVE SEARCH ALL POSTS Not found any post match with your request Back Home Sunday Monday Tuesday Wednesday Thursday Friday Saturday Sun Mon Tue Wed Thu Fri Sat January February March April May June July August September October November December Jan Feb Mar Apr May Jun Jul Aug Sep Oct Nov Dec just now 1 minute ago $$1$$ minutes ago 1 hour ago $$1$$ hours ago Yesterday $$1$$ days ago $$1$$ weeks ago more than 5 weeks ago Followers Follow THIS CONTENT IS PREMIUM Please share to unlock Copy All Code Select All Code All codes were copied to your clipboard Can not copy the codes / texts, please press [CTRL]+[C] (or CMD+C with Mac) to copy