Kultur Darah

Sekilas Mengenai Kultur Darah   Apa Tujuan Dilakukan Tes Ini? Untuk memeriksa adanya infeksi sistemik; untuk mendeteksi dan mengidentifi...

Sekilas Mengenai Kultur Darah 

Apa Tujuan Dilakukan Tes Ini?
Untuk memeriksa adanya infeksi sistemik; untuk mendeteksi dan mengidentifikasi bakteri atau jamur dalam darah
 
Kapan Dilakukan?
Bila Anda memiliki tanda atau gejala sepsis, seperti demam, menggigil, kelelahan, pernapasan dan / atau detak jantung cepat, serta jumlah sel darah putih yang meningkat.
 
Sampel yang dibutuhkan?
Whole Blood, Urin, Dahak, CSF dan cairan tubuh lainnya.

Persiapan Pasien?
Tidak ada

KULTUR DARAH
 

source img: thanhniennews.com
Kultur darah adalah prosedur yang dilakukan untuk mendeteksi adanya infeksi dalam darah dan mengidentifikasi penyebabnya. Infeksi aliran darah paling sering disebabkan oleh bakteri (bakteremia) tetapi juga bisa disebabkan oleh ragi atau jamur lainnya (fungemia) atau oleh virus (viremia). Meskipun darah dapat digunakan untuk menguji virus, artikel ini akan fokus pada kegunaan kulturuntuk mendeteksi dan mengidentifikasi bakteri dan jamur dalam darah.Infeksi sistemik bermula dari adanya luka atau infeksi pada tubuh bagian tertentu, kemudian selanjutnya akan menyebar kedalam darah jika luka tersebut tidak segera ditangani. Misalnya, infeksi saluran kemih dapat menyebar dari kandung kemih dan / atau ginjal ke dalam darah dan kemudian dibawa ke seluruh tubuh, menginfeksi organ lain dan menyebabkan infeksi sistemik serius dan kadang-kadang mengancam jiwa. Istilah septikemia dan sepsis terkadang digunakan secara bergantian untuk menggambarkan kondisi ini. Perbedaannya adalah septicemia mengacu pada infeksi darah, sementara sepsis adalah respons tubuh yang serius, luar biasa, dan terkadang mengancam jiwa terhadap infeksi. Kondisi ini sering membutuhkan perawatan cepat dan agresif, biasanya di unit perawatan intensif rumah sakit.Komplikasi serius lainnya bisa diakibatkan oleh infeksi sistemik ini. Endokarditis, peradangan dan infeksi pada lapisan jantung dan / atau katup jantung, dapat terjadi akibat infeksi aliran darah. Orang yang memiliki katup jantung buatan (prostetik) atau sendi prostetik memiliki risiko infeksi sistemik yang lebih tinggi setelah operasi mereka, walaupun infeksi ini tidak umum terjadi.Siapapun dengan sistem kekebalan tubuh yang lemah, seperti leukemia atau HIV / AIDS, atau karena obat imunosupresif seperti yang diberikan untuk kemoterapi berisiko tinggi terhadap infeksi darah karena sistem imun yang ada pada tubuh mereka kurang mampu membunuh mikroorganisme. Bakteri dan ragi juga dapat langsung masuk ke aliran darah melalui penggunaan obat intravena atau melalui kateter intravena atau saluran pembuangan.Untuk kultur darah,biasanya diperlukan beberapa sampel darah yang diambil dari pembuluh darah yang berbeda, hal ini untuk meningkatkan kemungkinan  bakteri atau jamur terdeteksi yang mungkin ada dalam jumlah kecil dan / atau dapat masuk darah sebentar-sebentar. Hal ini juga dilakukan untuk membantu memastikan bahwa bakteri atau jamur yang terdeteksi adalah penyebab infeksi dan bukan kontaminan.Sebelum dilaporkan negatif kultur darah harus diinkubasi terlebih dahulu beberapa hari, hal ini karena beberapa jenis bakteri dan jamur tumbuh lebih lambat dari yang lain dan / atau mungkin membutuhkan waktu lebih lama untuk mendeteksi jika pada saat pertama kali menginfeksi dalam jumlah rendah.Bila kultur darah positif, mikroorganisme spesifik penyebab infeksi diidentifikasi dengan tes biokimia dan uji resistensi untuk menentukan antibiotik yang tepat yang akan digunakan dalam proses pengobatan.Dibeberapa  laboratorium, proses Kultur Darah ini sudah menggunakan alat yang canggih, yang mana alat tersebut otomatis dapat memonitor sampel yang diuji. Dengan kata lain alat tersebut dapat terus memonitor pertumbuhan bakteri atau jamur. Tentunya hal ini memberikan keuntungan baik bagi ATLM sendiri atau bagia penderita karena hasilnya yang cukup cepat bila dibanding dengan metode konvesional. Karena pengobatan harus diberikan sesegera mungkin dalam kasus sepsis, antimikroba spektrum luas yang efektif melawan beberapa jenis bakteri biasanya diberikan secara intravena sambil menunggu hasil kultur darah. Terapi antimikroba dapat diubah menjadi terapi antibiotik yang lebih tepat setelah mikroorganisme penyebab infeksi sudah teridentifikasi.

Tes lainnya yang mungkin dilakukan adalah:
  1. Pewarnaan Gram - tes yang relatif cepat digunakan untuk mendeteksi dan mengidentifikasi jenis bakteri secara umum
  2.  Uji Resistensi - menentukan obat (antimikroba) yang paling efektif dalam mengobati infeksi
  3. Hitung darah lengkap (cBC). Peningkatan jumlah sel darah putih (WBC) dapat mengindikasikan infeksi. 
  4. Complement. Kadar C3 meningkat. 
  5. Kultur urin atau dahak mungkin positif, mengindikasikan kemungkinan sumber infeksi yang mungkin telah menyebar ke darah. 
  6. Analisis CSF dapat mengungkapkan kemungkinan sumber infeksi  
Pemeriksaan darah lengkap (CBC) dilakukan bersamaan dengan atau sebelum kultur darah untuk menentukan apakah orang tersebut memiliki peningkatan jumlah sel darah putih, yang mengindikasikan adanya potensi infeksi. Terkadang pengujian lainnya juga dilakukan, seperti panel kimia untuk mengevaluasi status kesehatan dari kultur organ tubuh, atau kencing, sputum, atau cairan serebrospinal (CSF) untuk membantu mengidentifikasi sumber infeksi asli. Hal ini terutama jika seseorang memiliki gejala yang terkait dengan infeksi saluran kemih, pneumonia, atau meningitis.



Source:
https://labtestsonline.org accessed December 2017
https://www.healthline.com accessed December 2017
https://www.webmd.com accessed December 2017

COMMENTS

ads
Name

Anatomi,1,ATLM-News,17,Biokimia,3,Biomed,5,Biomol,3,Blogger,3,Desain Penelitian,1,Epidemiologi,3,Health-News,12,Hematologi,15,Imunologi,10,Imunoserologi,11,Kesehatan,4,Kesling,1,Kimia Amami,4,Kimia Klinik,17,Klinik,10,Komputer,1,Malaria,1,Materi-Virologi,1,Mikrobiologi,9,Molekuler,1,News,3,Obat,1,Parasitologi,16,Patofisiologi,2,PatologiAnatomi,3,Penyakit,1,PustakaAnatomi,1,PustakaBakteriologi,6,PustakaBiokimia,3,PustakaBiomed,3,PustakaBiomol,3,PustakaHematologi,10,PustakaImun,8,PustakaKlinik,13,PustakaParasitologi,16,QC,3,SeminarWorkshop,11,Statistik,1,Tips,4,Tips Analis,1,Urin,2,
ltr
item
Laboratory Information Service: Kultur Darah
Kultur Darah
http://static.thanhniennews.com/Uploaded/thevinh/2016_02_23/krupto_KKTW.jpeg?width=840
Laboratory Information Service
http://www.labkes.info/2017/12/kultur-darah.html
http://www.labkes.info/
http://www.labkes.info/
http://www.labkes.info/2017/12/kultur-darah.html
true
9052891487379458487
UTF-8
Loaded All Posts Not found any posts VIEW ALL Readmore Reply Cancel reply Delete By Home PAGES POSTS View All RECOMMENDED FOR YOU LABEL ARCHIVE SEARCH ALL POSTS Not found any post match with your request Back Home Sunday Monday Tuesday Wednesday Thursday Friday Saturday Sun Mon Tue Wed Thu Fri Sat January February March April May June July August September October November December Jan Feb Mar Apr May Jun Jul Aug Sep Oct Nov Dec just now 1 minute ago $$1$$ minutes ago 1 hour ago $$1$$ hours ago Yesterday $$1$$ days ago $$1$$ weeks ago more than 5 weeks ago Followers Follow THIS CONTENT IS PREMIUM Please share to unlock Copy All Code Select All Code All codes were copied to your clipboard Can not copy the codes / texts, please press [CTRL]+[C] (or CMD+C with Mac) to copy